Mayoritas kaum muslimin sekarang ini yang telah bersaksi Laa
Ilaaha Illallah (Tidak ada sesembahan yang berhak diibadahi kecuali Allah)
tidak memahami makna Laa Ilaaha Illallah dengan baik, bahkan barangkali mereka
memahami maknanya dengan pemahaman yang terbalik sama sekali. Saya akan
memberikan suatu contoh untuk hal itu : Sebagian di antara mereka (Dia adalah
Syaikh Muhammad Al-Hasyimi, salah seorang tokoh sufi dari thariqah
Asy-Syadziliyyah di Suriah kira-kira 50 tahun yang lalu) menulis suatu risalah
tentang
Showing posts with label Tauhid Prioritas Utama. Show all posts
Showing posts with label Tauhid Prioritas Utama. Show all posts
Da'wah Mengajak Kepada Aqidah Yang Shahih Membutuhkan Usaha Yang Sungguh-Sungguh Dan Berkelanjutan
Da'wah mengajak kepada tauhid dan menetapkan tauhid di dalam
hati manusia mengharuskan kita tidak membiarkan melewati ayat-ayat tanpa
perincian sebagai mana pada masa-masa awal. Demikian itu karena, yang pertama
mereka memahami ungkapan-ungkapan bahasa Arab dengan mudah, dan yang kedua
karena ketika itu tidak ada penyimpangan dalam hal aqidah yang muncul dari ilmu
filsafat dan ilmu kalam yang bertentangan dengan aqidah yang
Asas Perubahan Kepada Perbaikan Adalah Manhaj Tasfiyah Dan Tarbiyah
Oleh karena itu, kami selalu mendengungkan setiap saat dan
selalu memfokuskan pada seputar dua point mendasar yang merupakan kaidah
perubahan yang benar. Keduanya adalah Tashfiyah (pemurnian) dan Tarbiyah
(pendidikan), kedua hal ini mesti berjalan bersama-sama sekaligus, yaitu
tashfiyah dan tarbiyah.
Subscribe to:
Posts (Atom)


